Tolak Remisi Untuk Koruptor Bag2

Sebagai fgur publik, ia merasa punya peran ikut membuat pernyataan memerangi korupsi. ”Di postingan Instagram saya, ada yang berkomentar pesimistis bahwa korupsi itu bisa diberantas sampai ke akarnya,” tuturnya. Padahal, menurut dia, usaha sekecil apa pun tak patut dipandang remeh. ”Lawan korupsi sesuai dengan kapasitas yang kita mampu. Percayalah, melakukan satu kebaikan dari lingkungan kecil bisa berdampak luas,” katanya.

Eddi yakin orang yang menyatakan melawan korupsi bisa menularkannya ke anak dan istri bahwa korupsi itu salah, seperti yang sudah ia lakukan. ”Jangan berbohong, jangan memakan yang bukan hak kita, jangan menyuap, jangan melanggar hukum. Saya dari kecil dibesarkan dengan nilainilai itu oleh orang tua,” ujarnya.

Posted in Berita | Leave a comment

Gigabyte GA-X99-Gaming G1 WiFi ala NET89 Bag3

Gigabyte GA-X99-Gaming G1 WiFi ala NET89 Bag3 – Sedangkan kapasitor yang digunakan pun sama, yatu Black Solid Capasitor. Yang sangat menarik adalah penggunaan heatpipe yang memanjang dan tersambung dari heatsink bagian bawah sampai dengan area VRM dekat prosesor dan berujung pada area di belakang panel-panel USB bagian belakang. Dengan tidak menggunakan heatsink berdimensi besar di area VRM seperti motherboard lainnya, sepertinya Gigabyte mengandalkan sistem pendingin dengan heatpipe yang terkoneksi dengan semua heatsink.

Dengan menggunakan motherboard ini, pengguna yang sering ataupun hobi overclocking dapat memanfaatkan overclocking via BIOS. Caranya adalah dengan menggunakan software yang disertakan maupun menggunakan tombol OC Button yang terletak di sebelah slot DIMM bagian kanan. Untuk pengguna yang ingin memonitor voltase dengan menggunakan probe, disediakan konektor untuk mengukur tegangan. Kabel probe sudah disediakan, hanya alat pembacanya harus dibeli terpisah. Selain itu, overclocker juga dapat memanfaatkan switch yang didedikasikan untuk mengatur pasokan daya ke slot PCIe.

Melalui switch tersebut, pengguna dapat langsung memutus daya listrik ke slot PCIe tertentu. Feature lainnya adalah Q-Flash yang berguna untuk flashing BIOS via USB drive tanpa perlu ada prosesor dan memory yang terpasang. Tersedia satu port USB khusus untuk melayani feature tersebut. Berbeda dengan peserta lainnya, motherboard ini (dan G1 WIFI) memiliki form factor E-ATX. Ini patut dipertimbangkan karena motherboard ini membutuhkan casing yang lebih besar daripada yang berdimensi ATX. Casing full tower dapat menjadi pilihan yang tepat.

Selain form factor, motherboard ini juga memiliki kelengkapan yang sama dengan G1 WIFI. Keduanya juga dilengkapi dengan konektor Thunderbolt 2, walau pengguna harus membeli kartu add-in terpisah. Perbedaan di antara keduanya terletak pada dukungan konektivitas wireless, di mana motherboard ini tidak memiliki modul wireless sama sekali. Slot M.2 yang tersedia juga hanya satu. Port USB 3.0 yang dimiliki berkurang menjadi 10, meski telah sama-sama menggunakan 2 buah hub Renesas uPD720210. X99X Fatal1ty Killer juga dilengkapi dengan dua ethernet, yaitu Intel Gigabit dan Qualcomm Atheros Killer E2200.

Sumber : https://net89.net/

Posted in Tekno | Leave a comment

Tuduhan Maut Kenalan Baru Bag5

Setelah kunjungan pertama, Gurdip beberapa kali bertamu lagi. Malapetaka datang ketika Gurdip ditangkap petugas Bandara Soekarno-Hatta pada 29 Agustus 2004. Kala itu, sekitar pukul 13.00, Gurdip akan terbang ke Surabaya sebelum menuju Malang, Jawa Timur, dengan pesawat Star Air. Petugas menemukan tiga kantong berisi 300 gram heroin menyelip di kaus kaki Gurdip. Ketika ditangkap, Gurdip menelepon Zulfqar.

Ia mengaku berurusan dengan polisi karena berkelahi dengan orang Indonesia. Namun Gurdip tak sempat memberi tahu di mana dia berada karena teleponnya keburu ditutup. Zulfqar lalu menelepon balik Gurdip. Yang menjawab ma lah polisi. Tapi si polisi tak menjelaskan apa yang terjadi dengan Gurdip.

Posted in Berita | Leave a comment

Tim Dokter Sukses Pisahkan Maxxon & Maxxen Bag2

Semua peralatan juga obat-obatan untuk operasi kembar dibedakan dan diberi tanda khusus. Hal ini penting, apalagi salah satu dari si kembar mengalami hipertensi. Selama operasi, tim dokter masuk bergiliran sesuai skenario yang telah ditetapkan. “Bagi tim dokter yang menunggu, disediakan monitor untuk memantau suasana saat operasi berlangsung.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Pihak keluarga pun diberikan ruang tunggu khusus dan teve monitor supaya bisa menyaksikan proses jalannya operasi,” jelas Didi. Tepat pukul 13.00, Maxxon dan Maxxen sudah terpisah, diteruskan dengan operasi lanjutan pada masingmasing, hingga akhirnya pukul 18.00 si kembar sudah bisa masuk ruang ICU.

Sekarang si kembar dalam masa perawatan pasca-operasi di ICU dan selama masa ini, tim dokter setiap hari akan mengajak orangtua untuk datang dan berdiskusi mengenai perkembangan dan kondisi terkini Maxxon dan Maxxen. Sampai kapan si kembar dirawat? Pihak rumah sakit tidak bisa memastikan, “Jika pasien semain baik, terus ada peningkatan, dan tidak ada kendala, maka pasien boleh pulang. Itulah patokan yang kami gunakan,” tutup Didi.

Dibonceng Motor Ke Sekolah

Dokter rifan, anak saya (4) sudah bersekolah di tk. Kalau berangkat sekolah jam 06.30 dengan jarak tempuh 2 kilometer, dibonceng ayahnya di depan menggunakan motor. Saya pakaikan helm dan masker. Apakah naik motor di depan di pagi hari bisa mengganggu pernapasan atau berpotensi tb/paru-paru basah? Mohon penjelasan dokter rifan. Terima kasih.

Tami athar – bandung Ibu Tami yang baik, infeksi tuberkulosis paru maupun infeksi paru lain seperti pneumonia (paru-paru basah) disebabkan oleh adanya penularan dari sumber infeksi yang kontak dengan si kecil. Adanya anggota keluarga lain (dewasa) yang menderita tuberkulosis dan tidak diobati, makin menambah risiko tertularnya si kecil. Penularan terjadi melalui hirupan udara pernapasan si kecil yang mengandung bakteri (tuberkulosis) dari penderita saat batuk, bersin, mencium si kecil atau saat kontak erat lainnya. Duduk di depan saat naik sepeda motor tidak menyebabkan terjadinya infeksi TB maupun paru-paru basah.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Posted in Parenting | Leave a comment

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag5

Selain digelar di alam terbuka di lereng Gunung Ijen, kapasitas tempat pertunjukannya tak begitu besar. Amfteater Jiwa Jawa Resort Ijen, tempat digelarnya Ijen Summer Jazz, hanya berkapasitas sekitar 300 penonton. ”Kami memang membuat format kecil, sehingga para penonton fokus, berkonsentrasi menikmati musik di alam terbuka,” kata Sigit. Format yang sama disuguhkan Jazz Gunung Bromo. Salah satu perhelatan Jazz Gunung tahunan sejak 2009 itu digelar di amfteater terbuka Jiwa Jawa Resort di Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Tempat pertunjukan yang berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut itu berkapasitas sekitar 400 penonton. Sigit mengungkapkan amfteater terbuka itu sebagai yang tertinggi di Indonesia.

 

Posted in Berita | Leave a comment

Skrining Neonatus

Penyakit Apakah yang Dapat Dideteksi dengan skrining neonatus?

Hipotiroid kongenital Hipotiroid kongenital adalah penyakit bawaan yang disebabkan kekurangan hormon tiroid. Hormon tiroid adalah hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada fungsi susunan saraf pusat. Kekurangan hormon tiroid ini dapat menyebabkan keterbelakangan mental, gangguan koordinasi gerak dan lain-lain.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Kebanyakan bayi dengan hipotiroid kongenital terlihat normal secara klinis sampai usia 3 bulan, namun saat itu perkembangan otak mungkin sudah terganggu. Gejala klinis tidak spesifik, namun beberapa gejala berikut patut mendapat perhatian; – Jaundice (kuning). – Konstipasi (susah BAB). – Lemah (lethargy). – Gangguan makan. – Lidah membesar. – Wajah membengkak (puffy face). ¦

Defisiensi Glucose-6-phosphate dehydrogenase Defisiensi glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) merupakan kelainan genetik yang disebabkan kurangnya enzim G6DP. Defisiensi G6DP mengakibatkan sel darah merah cepat rusak dan mengalami hemolisis, sehingga muncul suatu kondisi yang disebut anemia hemolitik. Defisiensi G6PD mengakibatkan semua sel darah merah tidak bisa lagi untuk mengangkut kandungan oksigen secara efektif yang menuju ke seluruh tubuh. Beberapa gejala defisiensi G6DP yang dapat diamati antara lain: – Jaundice (kuning). – Sesak napas. – Denyut jantung tidak beraturan. – Suhu tubuh meningkat secara tiba-tiba.

Anak Perempuan Pun Perlu Aktif

Permainan mendandani diri sendiri dengan berbagai pakaian atau mengecat kuku bersama bisa menjadi permainan yang menyenangkan bagi anak perempuan dan Mama. Namun, para ahli menyarankan supaya Mama tidak terlalu menjadikan acara ini sebagai pengisi waktu berkualitas. Akan lebih baik jika waktu Mama dengan anak perempuan dihabiskan untuk aktivitas yang menyehatkan, seperti: berjalan bersama atau berolahraga. Dari situ, ia belajar bahwa ia bisa menjadi anak perempuan yang tangguh, kuat, dan tetap perempuan. Anak Mama Muga akan belajar bahwa aktivitas fisik bisa menjadi pereda stres yang ampuh. Pastikan Mama sering memujinya sebagai anak pintar dan baik, sesering Mama memuji kecantikannya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Posted in Parenting | Leave a comment

Setelah N219 Terbang Tinggi bag6

Dalam waktu bersamaan, PT Regio Aviasi Industri (RAI) yang didirikan presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, pada 2012, juga memiliki proyek strategis nasional, yakni R80. Direktur Utama PT RAI, Agung Nugroho, mengatakan perusahaannya menjadi sponsor, inisiator, dan pencipta R80, pesawat baling-baling turbo berkapasitas 80-92 penumpang. ”Kami bukan mau membuat tandingan PTDI. Pekerjaan ini sebagian besar akan dilakukan oleh PTDI,” ujar Agung, yang pernah menjadi Kepala Aerodinamika program N250 di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN)—yang pada 2000 berubah nama menjadi PTDI. Agung mengatakan R80 telah menyelesaikan fase pertama berupa rancangan konseptual; studi kelayakan; mendapatkan empat pelanggan potensial yang memesan total 155 unit; serta penyiapan dokumen investasi sebesar Rp 18 triliun (sekitar US$ 1,5 miliar).

Posted in Berita | Leave a comment

Mewaspadai Pertusis

Mama pernah mendengar istilah “batuk 100 hari”? Itulah pertusis, dikenal juga dengan nama batuk rejan. Jika tak ditangani dengan tepat, akibatnya tak main-main! Belum lama ini, pertusis telah merenggut nyawa 35 balita (dan tiga orang dewasa) di Papua, tepatnya pada tujuh kampung di Kabupaten Nduga, selama periode Oktober hingga Desember 2015.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Dari hasil tim investigasi (gabungan dari beberapa unsur, yaitu: Kemenkes, Kementan, Kemenhan, TNI, Polri, Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinkes Kabupaten, serta Satgas Kaki Telanjang), dipastikan penyebab kematian tersebut adalah penyakit pertusis dengan komplikasi penumonia. Faktor risiko kejadian pertusis yang meningkat di Kabupaten Nduga, antara lain disebabkan oleh suhu udara di daerah ini lebih dingin dibanding tahun-tahun sebelumnya. Akibatnya, penduduk tinggal di dalam rumah honai yang tidak memiliki ventilasi.

Sementara, untuk mengatasi rasa dingin, penduduk membuat perapian di dalamnya. Dari hasil pemeriksaan juga diketahui, 90% penduduk menderita Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Secara umum, kondisi ini menjadi pencetus gangguan pernapasan, termasuk penyakit pertusis. Untuk mengendalikan kejadian ini, Kemenkes telah melakukan respons cepat penanggulangan pertusis di Kecamatan Mbuwa dan Kecamatan Bulmiyalma, Kab. Nduga.

Mudah Menular

Pertusis (batuk rejan atau batuk 100 hari) merupakan batuk panjang yang berlangsung lama dan menimbulkan bunyi whoop setelah batuk panjang. Batuk panjang ini dapat menimbulkan perdarahan pada mata. Batuk juga dapat berlangsung beberapa minggu sehingga menyebabkan anak absen ke sekolah.

Pertusis dapat menyerang bayi dan menimbulkan radang paru serta berakibat fatal. Pertusis disebabkan oleh infeksi bakteri Gramnegatif Bordetella Pertussis pada saluran napas, sehingga dapat menimbulkan batuk hebat yang khas. Diperkirakan pada 2008 terjadi 16 juta kasus pertusis di seluruh dunia, 95% di antaranya terjadi di negara sedang berkembang. Angka kematian akibat pertusis mencapai 195.000 anak.

Kuman pertusis sangat mudah menular melalui batuk dan bersin. Tanpa perawatan, penderita dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain sampai tiga minggu setelah batuk mulai terjadi. Anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, status gizi buruk, dan tinggal dalam pengungsian/komunitas padat, mudah terpapar pertusis.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Posted in Parenting | Leave a comment

Upaya Tersisa Papa Setya Bag6

Waktu itu, Setya menjadi Ketua Fraksi Golkar, yang berpengaruh dalam soal dukung-mendukung anggaran ini. Cukup lama juga Setya menimbang pengajuan gugatan praperadilan—terhitung 49 hari sejak KPK mengumumkan statusnya sebagai tersangka. Kepada kolega-koleganya, ia bahkan mengatakan tak akan menggugat praperadilan dan memilih menghadapi dakwaan KPK itu di pengadilan—ketika berkeliling menemui tokoh-tokoh senior Golkar untuk menjelaskan kasusnya.

Setya bertemu dengan Ketua Dewan Kehormatan Golkar B.J. Habibie pada 25 Juli atau sepekan setelah menjadi tersangka. Menurut Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung, yang ikut pertemuan itu, Habibie menyarankan Setya menempuh upaya praperadilan. Setya menjawab, ”Saya belum ada niat untuk proses praperadilan.” Rampung di Dewan Kehormatan, Setya memenuhi undangan Dewan Pembina Golkar di Bakrie Tower, gedung milik mantan Ketua Golkar, Aburizal Bakrie.

Posted in Berita | Leave a comment

Pencernaan Sehat Karena Serat Bag2

Jadi, setiap kali waktu makan diharapkan orangtua selalu menyertakan sayur dan buah dalam menu si kecil. Tantangan buat Mama memang bagaimana menjadikan sayur dan buah sebagai sahabat untuk anak. Tentu tidak mudah. Namun, tiga tahapan berikut bisa menjadi panduan bagi Mama untuk melakukannya: ? Tahap pertama: Perkenalan Kenalkan anak dengan sayur dan buah sedini mungkin. Caranya, jika menyajikan makanan harus selalu ada sayur dan buah.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Misal, nasi tim dengan wortel dan kacang polong, atau sup sayur bayam cacah dan tahu. Bisa juga brokoli atau bunga kol dipotong kecil, dikukus, lalu dibungkus dalam kulit pangsit, selanjutnya digoreng dalam minyak panas. Tiriskan, sajikan pada anak dengan cocolan mayones. Intinya, dalam tahap pengenalan, Mama perlu mengolah sayur dan buat sedemikian rupa agar rasa dan tampilannya menarik.

Lalu, ketika makan di restoran pilih menu yang ada komposisi sayurnya. Jika anak sudah mengenal sayur dan buah, ia akan menjadi akrab dapat berlanjut pada tahap kedua. ? Tahap kedua: Persahabatan dengan sayuran dan buah Setiap orang pasti memiliki favorit makanan. Begitu juga anak-anak. Mama tak perlu “menjejali” anak dengan semua jenis buah dan sayur. Tiga atau empat macam buah yang disukai sudah cukup. Nantinya perlahan bisa dikenalkan dengan jenis buah-buahan/ sayuran yang lebih variatif. ?

Tahap ketiga: Membentuk kebiasaan Jika sudah sering menemukan sayuran dan buah pada menu yang akan dimakan, akan menjadi kebiasaan ia untuk makan sayur dan buah setiap harinya. Anak merasa kurang afdol makannya jika tidak disertai buah dan sayur. Yang perlu dicatat, pengolahan pada sayur jangan sampai layu atau malah terlalu matang. Kenapa? Karena pemasakan yang terlalu matang akan merusak vitamin mineral yang ada di dalamnya. Lalu, jika mencuci sayuran dan buah gunakan air mengalir dan tidak ditambahkan bahan kimiawi pencuci sayur atau buah. Dengan langkah-langkah di atas, ditambah contoh dari Mama Papa yang juga penggemar sayuran, alhasil diharapkan anak doyan makan berserat. Oh ya, Ma, satu lagi, jangan memaksa ya.

Sumber : https://eduvita.org/

Posted in Parenting | Leave a comment