Amazon Menjadi Ancaman

“Amazon merupakan ancaman dari beberapa perdagangan ritel di seluruh dunia. Dr Kai Hudetz, CEO Institut for Handelsforschung menunjukkan sebuah angka untuk situasi ini. Menurut Kai, Amazon bisa membuat omset sekitar US$ 7,4 di salah satu negara di Eropa pada tahun 2013. Nilai ini lebih besar 1,5 persen dari volume penjualan perdagangan ritel. Padahal, Amazon tetap berkembang pesat dan bisa terus memperoleh omset besar untuk tahun berikutnya.

Baca juga : Net89

Hal ini dapat mengancam bisnis buku secara konvensional. Kini para pengecer tidak bisa lagi mengatakan bahwa Amazon tidak menarik bagi mereka. Perdagangan ritel juga turut bertanggung jawab atas keadaan Amazon saat ini. Jika dibandingkan dengan banyak penyedia buku (toko buku), Amazon menawarkan layanan yang lebih fantastis. Masalahnya, masih banyak yang tidak memahami bahwa Amazon bukan berfokus pada harga saja, tetapi rasio harga dan kinerja.

Sistem seperti ini merupakan model yang benar-benar berorientasi kepada pelanggan. Amazon telah membuat pelanggan dalam fokus mereka untuk semua kegiatan. Dengan demikian, Amazon bisa lebih menarik untuk dilirik oleh semua orang.Namun, hal ini bukan hanya tentang layanan. Waktu respons yang singkat, penawaran yang murah, dan layanan pelanggan yang unik (video chatting dengan konsultan pelanggan) menjadi daya tarik pelanggan.

Uang Dari Pihak Lain

Kesuksesan Amazon di berbagai belahan dunia membuat beberapa perusahaan bereaksi. Bahkan, beberapa diantaranya ada yang berusaha keras untuk membuat perdagangan offline lebih menarik lagi atau sistem onlinenya dibuat lebih pintar dari sekarang. Mereka berpikir, bagaimana jika orang-orang tiba-tiba ingin kembali ke sebuah sudut toko kecil di ujung jalan atau beralih ke penawaran dari sebuah supermarket kecil. Bagi Amazon, semua hal tadi sudah ada dipikirannya.

Amazon melihat bahwa dirinya merupakan sebuah platform dan ingin terus membangun infrastruktur perdagangan di masa yang akan datang. Jika seseorang ingin melakukan bisnis, orang tersebut harus melakukannya secara langsung di Amazon, melalui platform penjualan Amazon.com dan menggunakan layanan Cloud Amazon. Amazon juga akan mendistribusikan konten seseorang melalui Amazon Media infrastruktur (Kindle, smartphone Api, Api TV, dan lain-lain), menyediakan tempat iklan melalui sistem periklanan, dan menggunakan Amazon sebagai mitra penjualan atau melalui solusi pembayaran untuk pembelian online dan offline.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *