Memahami Infeksi Torch Bag2

# Apa yang dimaksud dengan IgM dan IgG? IgM adalah senyawa protein yang terbentuk pada tubuh manusia saat pertama kali terinfeksi (infeksi primer). Terbentuknya dalam waktu relatif singkat, sebagai reaksi terhadap masuknya mahluk asing ke dalam tubuh. Umumnya, antibodi IgM akan muncul di minggu pertama terjadinya infeksi dan mencapai puncaknya pada satu bulan, kemudian mengalami penurunan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Pada beberapa individu, IgM dapat terdeteksi beberapa tahun setelah infeksi primer. Namun, secara perlahan-lahan, IgM akan menghilang dalam 1-24 bulan kemudian dan bisa timbul lagi bila yang bersangkutan terinfeksi kembali. Kira-kira 4 minggu setelah terjadinya infeksi primer akan terbentuk pula IgG (Immunoglobulin G), yakni suatu zat penangkis atau kekebalan tubuh.

Adanya IgG menunjukkan bahwa dalam tubuh telah terbentuk kekebalan. Jadi, bila titer/angkanya positif, berarti tubuh telah membentuk kekebalan terhadap mahluk penyebab infeksi. Secara teoretis, IgG akan menetap di dalam tubuh. Hanya, kadarnya dapat naik atau turun sesuai kondisi kesehatan seseorang. Antibodi IgG akan mencapai maksimum 6 bulan kemudian. Angka yang tinggi dapat bertahan selama beberapa tahun, tetapi akhirnya terjadi penurunan sedikit demi sedikit, menghasilkan kadar yang rendah dan stabil yang mungkin bertahan seumur hidup. Jadi, Mama yang pernah terinfeksi toksoplasmosis di masa lalu, titer IgG-nya tidak pernah nol ataupun negatif.

# Jadi, bila hasil pemeriksaan IgM dan IgG positif, berarti pertanda telah terjadi infeksi? Apa yang harus dilakukan? Betul, IgG dan IgM yang positif menunjukkan adanya infeksi. Mamil harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter obgin untuk mendapatkan pengobatan. Untuk menentukan jenis pengobatannya, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu.

Biasanya berupa pengambilan sedikit air ketuban untuk diperiksa di laboratorium. Hasil pemeriksaan ini jauh lebih akurat dibanding dengan skrining berupa pengambilan darah. Khusus untuk antibodi IgG pada mamil menanda kan adanya infeksi lama. Umumnya akan dilakukan pemeriksaan darah lanjutan untuk membandingkan tingkat antibodi. Pemeriksaan ini dikenal dengan IgG avidity. Biasanya yang dilakukan adalah aviditas anti-toksoplasma IgG dan aviditas anti-CMV IgG.

Sumber : pascal-edu.com

This entry was posted in Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *