Mutasi Jabatan di KPK Jadi Sorotan Bag2

Pada 2015, misalnya, Presiden Joko Widodo menunjuk pelaksana tugas pemimpin KPK. Namun, tak lama berselang setelah penunjukan itu, kasus dugaan korupsi yang menimpa Jenderal (Purnawirawan) Budi Gunawan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Sejumlah pihak pun mempertanyakan langkah tersebut. Menurut Dahnil, upaya pelemahan KPK dengan melakukan rekrutmen penyidik masih terjadi. “Kami menduga adanya pelanggaran etik oleh pimpinan KPK jika proses rotasi dan mutasi tidak wajar tersebut terus berjalan,” kata dia.

Untuk itu, ia meminta KPK tidak mengeluarkan segala macam kebijakan yang berpotensi menyebabkan pelemahan KPK dari dalam. Selain itu, ia meminta KPK setia dan menjalankan tugas sesuai dengan kode etik lembaga. Hingga berita ini diturunkan, juru bicara KPK, Febri Diansyah, tak merespons upaya konfirmasi Tempo. Namun Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya pernah menunda perekrutan penyidik dari kepolisian yang dikabarkan bakal melemahkan KPK. “Kami jelaskan, untuk sementara kami tunda (pengangkatan kembali penyidik dari kepolisian), kami kaji lagi,” kata dia, April lalu.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.