Smartfren andromax G2 vs LG L40

Antarmuka (Bobot 10%)

Begitu ponsel dinyalakan dan masuk ke halaman utama, sudah terpancar aroma kekhasan di L40. Pasalnya, LG memang sudah membenamkan user interface yang memang di buat a la LG. Terlebih lagi sistem operasi terbaru KitKat juga diadopsi, sehingga lebih smooth saat berpindah dari halaman satu ke halaman lainnya.

Berbeda saat menjajal Andromax G2 yang berlabel Haier di bagian belakang, ponsel ini memang khas ponsel Tiongkok yang memang nyaris tanpa diferensiasi yang khas. Masuk ke area menu utama misalnya, wajah L40 sama dengan ponsel LG yang ada di kelas menengah dan atas. Susunan apps, widget bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan.

Sedangkan di Andromax G2 polanya mirip dengan standar Android dari Google yang menggunakan Jelly Bean. Bila merujuk ke kesimpulan di atas, kehadiran KitKat di ponsel low end mampu menjadi pembeda yang nyata. Perpindahan yang lebih soft dari ftur menjadi nilai tambah buat L40. Sementara di Andromax G2 terkesan biasa saja dan tak terlampau istimewa.

This entry was posted in Tekno. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *