Tingkatkan Kualitas Beras Premium

Satake bisa membantu pengusaha penggilingan padi yang berorientasi pada efisiensi dan kualitas beras premium. hadir di indonesia sejak 1969, kini produk satake sudah sangat lengkap sebagai satu rice milling unit mulai dari pengeringan gabah sampai menjadi beras premium berikut lead equipment-nya semua tersedia. “konfigurasi prosesingnya masih seperti yang dulu, mulai dari dryer, cleaner, auto paddy husker, auto paddy separator, destoner, vertical whitening abrasive, milling polisher, color sorter, rotary sorter, line grader, hingga auto packaging,” papar Wn soebardjo marketing manager grain processing division pt rutan, surabaya.

Color Sorter Berwarna produk satake yang belakangan ini banyak diminati pengusaha penggilingan beras kelas menengah ke atas adalah color sorter atau mesin pemisah warna beras. banyak diminati karena dari inovasi teknologinya sudah menggunakan full color camera sejak 2015. sementara color sorter sebelumnya masih menggunakan kamera hitam putih. “performanya sangat akurat dan mampu memisahkan warna beras yang semu kuning. bicara mutu, beras semu kuning pun harus disortir karena semu kuning itu ada perbedaan kandungan airnya dan bisa mengkontaminasi bulir beras yang lain,” jelas bang bardjo, panggilan akrabnya.

Color sorter satake tersedia dengan kapasitas 1,5 ton/jam, 3 ton/jam, 5 ton/jam, dan 10 ton/jam. Wajar jika peminat atau pengguna produk satake sampai sekarang eksis artinya dia sudah tahu satake itu mahal tapi tetap beli. menurut bang bardjo, peminatnya berasal dari sumatera utara, sumatera selatan, sebagian lampung, Jawa barat, Jawa tengah, Jawa timur, dan sulawesi utara. “saya punya konsumen di manado, tapi nggak banyak, hanya penggilingan yang memproduksi beras premium yang sangat minded ke satake,” akunya. salah satu konsumen satake asal manado, stanley mengungkapkan kepuasannya memakai produk-produk satake.

“saya betul-betul puas dengan satake, karena satake usaha saya bisa besar seperti ini, juga pangsa pasar saya semakin besar. oleh karena itu saya terima kasih sejak dari awal pt rutan rutin datang dan membina saya,” ujarnya. Keuntungan Berlipat matematika bisnisnya diterangkan oleh bang bardjo,”tidak menggunakan color sorter, harga beras sekitar rp9.500/kg. sesudah menggunakan co lor sortersatake dengan tingkat akurasi pemisahannya sangat tinggi, beras bisa dijual dengan harga rp11 ribu – rp12 ribu/kg.” selisih sekitar rp1.000/kg dikurangi biaya operasional maksimal rp500/kg, berarti masih ada margin rp500/kg.

misalkan dalam satu hari color sorter dengan ka pa sitas 3 ton/jam bisa memproduksi 30 ton beras/hari dengan 810 jam kerja. anggap saja selisih terendah harga beras rp300/kg dikalikan 30 ton/hari sama de ngan rp9 juta/ hari tambahan nett profit. dalam satu bulan, dengan 25 hari kerja akan diperoleh laba bersih rp9 juta/hari x 25 hari = rp225 juta/bulan.

“katakanlah ekstremnya harga color sorter satake rp1,5 miliar dibagi rp225 juta/bulan, maka dalam 6,6 bulan modalnya sudah kembali. oleh karena itu pengguna color sorter satake dengan bangga mengatakan satu tahun modal sudah bisa kembali,” terang bapak berkacamata ini. ada juga strategi lain yang digunakan pengusaha penggilingan beras dengan tidak menaikkan harga jualnya tapi memperbanyak volume. “se mula dia jual rp9.500/kg, setelah disortir harga berasnya tetap rp9.500/kg. namun jika sebelumnya hanya 20 ton/ hari, setelah menggunakan color sorter akan mengalami lompatan omzet menjadi dua hingga tiga kali lipat sehingga memberikan keuntungan bersih yang berlipat. biasanya penggilingan padi yang memiliki segmentasi konsumen menengah ke atas sudah sangat menguasai strategi yang harus diambil.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *