Tuduhan Maut Kenalan Baru Bag5

Setelah kunjungan pertama, Gurdip beberapa kali bertamu lagi. Malapetaka datang ketika Gurdip ditangkap petugas Bandara Soekarno-Hatta pada 29 Agustus 2004. Kala itu, sekitar pukul 13.00, Gurdip akan terbang ke Surabaya sebelum menuju Malang, Jawa Timur, dengan pesawat Star Air. Petugas menemukan tiga kantong berisi 300 gram heroin menyelip di kaus kaki Gurdip. Ketika ditangkap, Gurdip menelepon Zulfqar.

Ia mengaku berurusan dengan polisi karena berkelahi dengan orang Indonesia. Namun Gurdip tak sempat memberi tahu di mana dia berada karena teleponnya keburu ditutup. Zulfqar lalu menelepon balik Gurdip. Yang menjawab ma lah polisi. Tapi si polisi tak menjelaskan apa yang terjadi dengan Gurdip.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *